Lepas Terus Saja Bra Kami, Dasar Para Keparat Menjijikkan!

Perempuan punya mimpi dan itu bukan ilusi.

Perempuan punya otak dan hati, bukan untuk kau telanjangi demi pemuas birahi.

Namun sayangnya, hal itu hanya dianggap seonggok kalimat tak punya harga diri.

Lagi-lagi, kalian tega menelanjangi kami.

Kau mau bukti, Kawan? Lihatlah linimasa media sosialmu kini.

Setan itu berwujud tujuh keparat lelaki yang tega menelanjangi kawan kami.

Setan!

Kalau kau pikir itu yang pertama kali, kau salah besar kali ini. 

Disetubuhi dan ditelanjangi bulat-bulat adalah banyak dari pengalaman kami—yang sayangnya terkukung dalam tudingan dan caci maki. 

Setan!

Kau robek bra kami—lalu pergi meninggalkan kami saat hamil dini. 

Sayangnya, setan-setan itu juga berwujud dari institusi.

Institusi yang menutup mata demi akreditasi. 

Setan!

Kalian kira, kami boneka yang dipajang di pameran seni? 

Yang bisa kalian buka dan pakaikan baju kembali? 

Rasanya, boneka lebih punya marwah dibanding kami. 

Jahanam kalian semua. 

Demi birahi, kalian tega merusak kami. 

Nahasnya, tak ada yang peduli. 

Nyatanya, keparat itu tertawa lagi 

Keparatnya, mereka terus berkeliaran di sekitar kami. 

Dasar setan! 

Robek terus saja bra kami—dasar kalian hewan pencari nafsu birahi!

Ditulis oleh Raihana Zulfa Syahidah

Diedit oleh Diandra Wafiyatunnisa

Didesain oleh Tokyo Sora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *